Cara menggunakan cairan treatment kaos

Pada artikel ini saya akan membahas banyak tentang cara menggunakan cairan treatment kaos. Dimana sebenarnya hasil terbaik dari print kaos harus melewati beberapa proses diantaranya yaitu penyemprotan cairan pretreatment ke kaos hingga merata. Untuk menjalankan usaha print kaos satuan atau print kaos DTG tentunya banyak membutuhkan beberapa bahan baku seperti  tinta DTG dan cairan treatment. Tidak sedikit kebutuhan yang diperlukan bagi seorang pelaku print sablon kaos untuk menjalankannya supaya hasil yang didapat dapat maksimal. Maka dari itu artikel ini akan membahas tentang cairan treatment kaos baik cara pretreatment kaos gelap kaos maupun cara pretreatment kaos terang. Treatmen ini adalah sebuah tahapan proses untuk menjalankan print sablon kaos, sudah tentu para user harus mengetahui cara print kaos tersebut. Untuk sablon DTG  dengan mesin printer DTG yang menggunakan kaos gelap tentunya diperlukan perlakuan awal penyemprotan cairan pre-treatment, tanpa pengaplikasian cairan pre-treatment, hasil sablon DTG kaos tidak akan memberikan hasil memuaskan. Untuk pengaplikasian pada kaos gelap bisa di kaos Dark Blue atau biru dongker, kaos hitam, kaos hijau Army dan lain2.

Selain cara treatment kaos yang dapat dilakukan di kaos hitam yaitu cara pretreatment pada kaos katun putih. Cara menggunakan cairan treatment kaos untuk kaos putih kita akan bahas dahulu materialnya. Berbicara treatment kaos putih saya akan bahas macam-macam cairan Pre-Treatment. Cairan Pretreatment sebenarnya ada 2 yaitu Dark Treatment dan Light Treatment, tentu keduanya sangat berbeda untuk pengaplikasiannya. Jika Dark Treatment digunakan pada kaos gelap seperti kaos hijau army, kaos biru dongker, kaos merah marun dan lainnya, maka Light Treatment hanya digunakan pada kaos putih. Jika Dark Treatment digunakan pada kaos putih biasanya desain nya menggunakan tinta putih untuk sebagai dasar dan supaya terlihat seperti sablon manual atau plastisol. Maksudnya begini, cairan treatment untuk kaos gelap yang digunakan di kaos putih hanya untuk desain yang menggunakan tinta putih, karena fungsi dari pre treatment dark adalah untuk menempelkan tinta putih pada serat kaos jadi di ibaratkan cairan treatment kaos gelap itu adalah lem antara kaos dan tinta putih. Sampai disini paham ya tentang pre treatment dark ? pasti paham.

Pada dasarnya treatment ini adalah lapisan atau coating untuk bahan kaos. Jadi sifat dari kaos itu kan berserat atau berlubang lalu dijadikan rata atau tertutup serat-seratnya setelah disemprot cairan dark treatment kaos agar sifat kaos tersebut menjadi rata seperti kaos tanpa ada pori-pori atau bisa disimulasikan seperti Anda mencetak di bahan kertas yang rata tanpa lubang, sehingga saat cairan treatment tersebut disemprotkan pada bahan kaos dan di press pada hot press, maka hasilnya rata dan serat kaos tertutup sehingga saat tinta putih dicetak akan menempel bukan menyerap ke kaos. Jika tinta putih yang di cetak pada kaos hitam tersebut menyerap kedalam kaos dan permukaannya tidak rata seperti kertas maka hasil tinta putih tidak pekat bahkan menjadi abu-abu.

Metode atau cara treatment kaos gelap sebenarnya tidak susah, hanya perlu latihan sesering mungkin jika tidak dilakukan dengan benar maka akan berakibat merusak hasil print kaos bahkan akan merembet pada mesin printer DTG. Sekarang kita bahas tentang treatment untuk kaos bahan terang. Untuk Cairan Pretreatment Khusus DTG Kaos Putih sebenarnya prinsipnya sama, supaya tinta warna yang dicetak di bahan kaos menjadi menempel bukan menyerap dan hasil warnanya menjadi naik atau semakin kontras. Mengapa warnanya menjadi naik karena tinta DTG tidak menyerap pada bahan kaos tetapi menempel pada coating di bahan kaos yang disebut cairan treatment ini. Nah untuk memberikan cairan treatment ini ke bahan kaos ada beberapa cara atau trik supaya hasilnya baik, tidak asal semprot saja ke bahan kaos tetapi juga perlu diperhatikan cara-cara tersebut supaya hasilnya benar-benar baik. Jadi ada beberapa aturan penggunaan pretreatment itu sendiri dari masing-masing Pre-Treatment. Itulah cara treatment kaos DTG untuk proses print kaos, walaupun agak rumit tetapi hasilnya sangat memuaskan seperti sablon manual.


Cara menggunakan cairan pre treatment kaos jangan asal-asalan, semua perlu ada takarannya masing-masing. Jika dalam ukuran cetak kaos di kaos hitam sebesar 31x46cm maka yang perlu digunakan adalah cairan treatment gelap sebanyak 15ml dan itu dilakukan pada 2 kali proses agar cairan treatment nya merata pada kaos ukuran A3+. Mengenai cairan pre-Treatment untuk sablon kaos dengan desain yang agak sedang misal 15x15cm maka takaran dari cairan treatment nya bisa dikurangkan menjadi 10ml dan dilakukan juga caranya 2 kali proses agar dapat merata. Cetak kaos hitam rata-rata memang agak susah tetapi jika dilakukan dengan sesering mungkin pasti akan menyenangkan dan sangat memuaskan hasilnya. Ada beberapa trik memberikan cairan Pre-Treatment agar supaya hasilnya baik, nanti saat di print kaos hitam tinta putihnya dapat pekat, tidak asal semprot saja ke bahan kaos tetapi juga perlu diperhatikan cara-cara tersebut supaya hasilnya benar-benar sempurna.

Berikut langkah tips cara treatment kaos yang benar :

  1. Pertama siapkan Hot Press untuk press kaos agar bulu-bulu kaos dapat tidur dan merata atau tidak berdiri.
  2. Siapkan alat untuk semprot yang bagus supaya semprotannya juga merata pada bahan kaos hitam, bisa menggunakan semprotan spray yang lembut atau halus dan lebih bagus lagi menggunakan kompresor atau bisa juga menggunakan kompresor listrik dengan daya listrik yang cukup rendah.
  3. Siapkan botol spray untuk menyemprotkan cairan pretreatment dark, tetapi lebih bagus menggunakan kompresor. Pada kompresor memiliki Spray Gun yang semprotannya sangat halus apalagi jika Anda menggunakan Spray Gun HPLV (High Preasure Low Volume)
  4. Kocok terlebih dahulu cairan treatment pada botol sebelum diisi ke tabung spray atau botol spray biasa agar cairan treatmen tidak mengendap yang nantinya akan membuat bintik-bintik pada kaos.
  5. Semprot secara vertikal kemudian secara horizontal secara merata dan jangan terlalu tebal namun juga jangan terlalu tipis. Perbanyak cairan pretreatment yang akan disemprot ke bahan kaos sekitar 15ml s/d 20ml untuk proses pretreatment gambar kaos ukuran A3. Lakukan prosesnya 2 kali, pertama 7.5 ml dan semprotan kedua 7.5 ml, jadi totalnya 15 ml.
  6. Ratakan dengan kuas cat, kuas yang direkomendasikan adalah kuas polyester.
  7. Press kaos dengan lama pengepresan sekitar 30 detik untuk pertama kali memberikan cairan treatmen. Lalu pada proses yang ke 2 juga ulangi kembali agar hasilnya benar-benar rata maksimal.
  8. Setelah proses pre-treatment dilakukan jangan langsung di print sablon, tetapi diamkan dahulu hingga panas pada kaos hilang lalu baru siap untuk di cetak di printer DTG.

Berikut adalah tutorial pretreatment kaos hitam printer DTG, untuk lebih jelasnya bisa lihat video tutorial di bawah ini.

Cara mudah membuka usaha sablon DTG

Cara Mudah Membuka Usaha Sablon DTGMembuka usaha sendiri dapat menjadi peluang usaha untuk diri sendiri, dengan begitu kita dapat menghasilkan uang dari hasil keringat kita sendiri tanpa harus ikut kerja orang lain. Saat ini banyak orang-orang yang semakin sulit untuk...

Trik supaya sablon DTG tidak retak pada kaos

Trik supaya sablon DTG tidak retak pada kaos Pada artikel yang satu ini saya akan membahas tentang sablon DTG, yaitu trik supaya sablon DTG tidak retak pada kaos. Tentu saja semua para pengguna printer DTG maupun sebagai konsumen pecinta kaos sablon ingin kaosnya...

Cara ganti tinta DTG ke tinta kertas

Printer DTG modifikasi yang kebanyakan muncul di Indonesia adalah kebanyakan hasil produksi sendiri yang berasal dari produsen-produsen yang sudah berpengalaman dalam merakit printer DTG. Para produsen Printer DTG memodifikasi Tray tatakan kaos serta sensor kertas...

Cara ganti baru Capping Station pada Printer DTG

Pada artikel ini saya akan menjelaskan cara ganti baru Capping Station pada Printer DTG. Mengapa perlu mengganti capping station atau yang biasa disebut Pompa Printer DTG. Hal ini disebabkan karena capping station kotor pada aliran selang pompa dan akhirnya rusak....

Cara mengatasi hasil print DTG bergaris dan blur

Pada kesempatan ini saya akan menjelaskan beberapa penyebab kerusakan printer DTG dengan gejala Hasil Print Bergaris atau Blur. Bagi para pemula yang baru memulai usaha bisnis Sablon kaos dengan menggunakan printer DTG biasanya ada saja kendalanya, entah itu print...

Website Partner

0857 760 57585

Jalan Shibi 2 Srengseng Sawah

Jakarta Selatan 12640

printerdtgvjet@gmail.com